Sabtu, Maret 23
Taman dengan lahan sempit
Bagaimana cara mengakali kamar mandi sempit
Jumat, November 4
Jika Bertengkar Dengan Suami Jangan Langsung Update Status
Dalam hidup berumah tangga, wajar kiranya ada permasalahan. Tapi seberat apapun masalah yang Anda alami dengan suami, jangan lari atau kabur dari rumah.
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, “Bertaqwalah kepada Alloh rabbmu. Janganlah engkau keluarkan mereka dari rumah-rumah mereka dan janganlah mereka (diizinkan) keluar kecuali kalau mereka melakukan perbuatan keji yang jelas. Itulah hukum-hukum Alloh dan barangsiapa yang melanggar hukum-hukum Alloh, sesungguhnya dia telah berbuat dzalim kepada dirinya sendiri. Engkau tidak mengetahui mungkin saja Alloh menjadikan sesudah itu kebaikan.” [QS. Ath-Thalaq : 1]
Maka, keluarnya seorang istri dari rumah, di samping termasuk sikap yang diharamkan oleh Allah, juga hanya akan memperbesar permasalahan yang sedang terjadi. Janganlah seorang istri muslimah mengikuti apa yang telah dilakukan oleh mayoritas kaum wanita dimana ketika terjadi perselisihan dengan suami-suami mereka, mereka pun berkata, “Pulangkan aku ke rumah orangtuaku!” atau “Aku akan menelpon keluargaku!”, lalu dia pun meminta mereka untuk menjemputnya dari rumah itu. Ini semua dilarang oleh syariat.
Jangan sampai muncul dari kita akhlak yang jelek sehingga menyebabkan kita diusir atau kabur dari rumah kita sendiri. Hendaklah seorang istri tetap tinggal di rumah, dan terus berupaya mencari jalan keluar dari permasalahan dengan berbagai cara yang sesuai syar’i.
Mencari jalan keluar juga bukan dengan cara update status di sosial media. Karena itu tidak akan membantu, malah akan semakin memperburuk keadaan karena aib keluarga akan tersebar ke orang terdekat bahkan orang yang tidak kamu kenal.
Hal terpenting dalam keluarga saat ada masalah adalah duduk bersama dan membicarakan permasalahan yang tengah terjadi. Jangan gengsi dan malu untuk membicarakan masalah yang sedang dihadapi, baik itu pihak istri maupun pihak suami. Agar semuanya jadi jelas dan tidak salah paham lagi.
Yang terakhir, tetaplah berdoa dan meminta pertolongan kepada Allah agar keluarga anda selalu dalam lindungan Allah. Semoga bermanfaat.
Kamis, November 3
Menikah itu tidak harus mapan
Aku harus menunggu kamu mapan itu sampai kapan, cepatlah beri kepastian agar aku tidak banyak berharap yang selalu berujung menyakitkan. Apakah kita hanya bisa saling mengenal dan memahami, tanpa bisa untuk dapat dipersatukan. Bersikaplah sebagai pria yang tegas, yang tau akan membawa kemana hubungan ini setalah berhasil membuatnya jatuh hati.
Menikah itu tidak harus menunggu kaya, bukankah kita akan berjuang bersama tidak hanya kau saja. Tidak semua kebahagiaan itu bisa di beli dengan harta, karena ada sebagian yang kita usahakan dengan hati bukan materi. Aku yakinkan padamu, kalau aku bukan wanita yang gila harta. Tapi biarkan itu semua menjadi hal yang nanti kita usahakan bersama.
Yang penting kau mau kerja dan berusaha, sudah cukup menjadi jaminan bagiku. Kalau kau adalah pria yang bertanggungjawab dan mau berjuang untuk keluarganya kelak. Walaupun nanti aku akan membantumu, ketahuilah bahwa itu sepenuhnya tugasmu. Tapi atas nama cinta yang begitu indah, aku tidak akan rela melihat kasihku payah.
Nanti tugasku pun tidak mudah, harus majaga rumah kecil dan nama baik kita serta membesarkan lalu mendidik anak-anak yang nantinya akan membawa nama dan darah kita. Menjadikannya anak yang sholeh/sholehah, berbakti pada Orangtua, Negara dan Agamanya adalah hal yang utama. Tapi mari kita lakukan bersama, kita berdua dalam keluarga kecil kita.
Cepatlah beri kepastian padaku dan temui kedua orangtuaku. Karena aku tidak bisa terlalu lama menunggu.

